Tampilkan postingan dengan label al hikam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label al hikam. Tampilkan semua postingan

20 Februari 2019

TAHAJUD dan IMPACT FACTOR nya

Kita sering mendengar bahwa terdapat suatu waktu setiap hari yang pada waktu tersebut Allah ﷻ berada di langit dunia dan akan mendengarkan doa-doa dan taubat dari Manusia. Kita juga tahu bahwa Rasulullah ﷺ bersama para sahabat termasuk yang mengutamaka ibadah malam ini dan berusaha tidak meninggalkannya. Tapi pernahkah kita benar-benar berkeinginan atau terbersit cita-cita untuk bisa hadir dalam Tahajud tersebut. Sudah sekuat apa usaha kita untuk bisa mewujudkannya, tentu ini semua seharusnya kita sadari.

Tahukah anda bahwa terdapat jaminan dan imbalan yang tak ternilai bagi yang bisa hadir dalam sepertiga malam terakhir dan melakukan Tahajud?. 



Dilansir dari ceramah Ustaz Adi Hidayat berikut ini 4 hal yang Allah jamin bagi mereka yang istiqamah dalam bertahajud yang Allah turunkan dalam Quran surah 17, Al Isro ayat 79-81.

1. Allah akan Menjamin Kesuksesan Duniawi Umatnya (Diangkat Kariernya)
2. Dibimbing dalam Aktifitasnya
3. Diberikan Solusi Terbaik dari setiap Permasalahan
4. Perlindungan dan dijaga Penuh oleh Allah ﷻ

Mengikuti Arah Takdir (2/2)

Saat penantian menunggu pengumuman beasiswa ini sangat mendebarkan. Setiap hari saya terpikir bagaimana bila nanti saya diterima? Apa yang harus saya lakukan? Pekerjaan saya siapa yang menggantikan? Semua pertanyaan itu berkecamuk dihati saya, hingga pengumuman itupun menyebutkan nama saya termasuk dalam jajaran penerima beasiswa ini. Tentu saja senang, bahagia bercampur khawatir dan bingung menjadi satu. Sujud syukur saya lakukan dan saya menerima banyak ucapan selamat. Namun entah pikiran yang kalut dalam kekhawatiran lebih menguasai saya. Antara bingung karena belum mengkonsultasikan hal ini dengan beberapa orang penting dikantor hingga apa yang harus saya persiapkan dalam menempuh pendidikan ini.


30 November 2010

Al Hikam, Memahami Jalan yang Benar



Ngaji selasa hari ini adalah membahas tentang Al Hikam bab 4 yang dibawakan oleh Ust. Yasril.

Beristirahatlah dari merekayasa hukum-hukum Allah yang maksudnya berhenti dari merekayasa hukum-hukum Allah SWT untuk kepentingan kita sendiri. Karena seringkali kita melaksanakan perbuatan-perbuatan yang menyimpang yang tidak sesuai dengan cara-cara islam. Yang ternyata berdampak panjang pada kehancuran kita sendiri.

Kita tahu bahwa peraturan Allah itu sudah jelas karena Allah sbg Rabb (pengatur) bukan hanya sebagai Tuhan (pencipta), maka sudah seyogyanya kita menjalankan cara-cara (ISLAM = cara-cara atau aturan-aturan) yang sesuai dengan perintah Allah.

Hati-hati dalam menjalankan ibadah, karena ibadah bisa jadi jika keliru menjadi ibadah maksiat, sehingga ibadah yang maksiat, tentu saja maksiatnya lebih buruk lagi. Apa yang dimaksud dengan Ibadah maksiat, kita beribadah namun untuk tujuan-tujuan yang tidak baik atau dengan terus melakukan keburukan, melanggar perintah dan terus menerus tidak menyadari bahwa yang dilakukan itu salah. Masalah tidak hanya terjadi di dunia, namun berlanjut ke alam Kubur, hingga alam Akhirat.

Kita harus berhati-hati dan pandai dalam memilah-milah ibadah kita (Ibadah bersifat umum yang dilakukan diluar masjid/sholat) yaitu dalam kehidupan bermasyarakat. Jika kita tidak sadar dan terus berbuat "KELIRU" maka bukan hanya kehancuran yang kita dapatkan, namun berdampak pula pada kehidupan setelah kematian yang tentunya merupakan kehidupan yang sebenarnya, alam kekal.

Postingan POPULER